soto pasar senggol tegal

Sauto Pasar Senggol.
Pasar Senggol? Begitu mendengar kata tersebut orang sudah membayangkan begitu ramainya pengunjung pasar hingga saling bersenggol-senggolan. Mendengar kata tersebut orang akan menuju salah satu kawasan di Kota Tegal, tepatnya di pojok sebelah utara Alun-alun Kota Tegal.
Ya memang benar adanya dulu tempat tersebut dikenal orang karena ramai pengunjungnya sampai bersenggol-senggolan. Di dalam pasar banyak warung makan yang menawarkan sajian masakan khas Tegal, namun kini lambat laun semakin sepi. Selain karena konsumen lebih memilih tempat keramaian lainnya di wilayah kota Tegal juga karena satu persatu warung di kawasan Pasar Senggol tutup. Hanya ada beberapa yang tetap membuka dan menawarkan makanan salah satunya warung yang dikenal sauto tauconya yakni warung makan Moro Tresno Haji Caup.
Memang terdengar aneh bagi orang dari luar Tegal, mengetahui bahwa tauco bisa menjadi makanan yang nikmat. Rasa dasar tauco yang cenderung asam, membuat sebagian orang yang sama sekali belum pernah menikmati sauto tauco mengerutkan dahi. Akan terbayang rasa asam dari tauco. Tetapi siapa sangka, ketika sekali mencicipi bisa-bisa membuat ketagihan si penikmatnya. Rasa asam dan bau tauco yang menyengat tidak begitu terasa.
Pintu Selatan Pasar Senggol, Kota Tegal
Haji Caup Gendut mengawali usaha kulinernya sejak tahun 1968, sampai sepeninggalnya diturunkan ke anak-anaknya. Dari awal membuka memang warung makan H Caup khas menawarkan sauto tauco. Warung yang kini dikelola anak keduanya yakni Cahyo Bayu Kusumo memberikan sajian sauto tauco dengan berbagai pilihan daging pelengkap. Dulu mungkin sauto tauco identik dengan daging babat, tetapi kini sudah bervariasi baik dengan daging ayam, babat maupun daging sapi.
Dituturkan Cahyo, untuk membuat sauto tauco ada resep rempah-rempah yang dicampurkan didalam tauconya. Cahyo membeli tauco dipasaran, namun ketika akan dibuat makanan, tauco tersebut dimasak dan dicampur bumbu. Inilah yang membuat rasa sauto tauco nikmat. Ditambah dengan sayuran seperti tauge yang sudah direbus, potongan daun bawan dan daging sesuai selera seperti babat, ayam atau daging sapi, semakin menambah nikmatnya makanan khas Pasar Senggol ini. Selain khas dengan tauconya, sauto H. Caup disajikan dengan mangkuk kecil yang membuat seluruh isi sauto nampak memenuhi seluruh mangkuk.
Untuk bisa menikmati semangkuk sauto tauco baik dengan daging babat, ayam maupun campur, konsumen cukup membelinya seharga Rp. 12.000 ditambah dengan es teh maupun minuman lainnya cukup terjangkau harganya. Selain menu unggulannya yakni sauto tauco, warung makan H. Caup juga membuat menu lainnya, seperti gule, asem-asem, sate kambing, sop buntut maupun nasi lengko. Untuk memenuhi permintaan konsumen, setiap harinya Cahyo menyiapkan 20 kg daging ayam, 30 kg babat dan kg daging sapi. Menurutnya, kebanyakan pengunjung lebih menyukai sauto tauco dengan babat ataupun ayam. Dari jumlah daging yang disediakan, rata-rata setiap hari selalu habis. Bahkan setiap tahun bisa diprediksi jumlah konsumen membludak. Biasanya pasca lebaran dan libur panjang sekolah.



Sumber: Pemkot Tegal
Diberdayakan oleh Blogger.