Rambut natural

Ilustrasi wet hair look. Getty Images
TEMPO.COJakarta -Tatanan rambut basah atau wet hair look masih menjadi tren hingga akhir tahun ini. Rambut natural menjadi kunci untuk penataan model jenis wet hair. Tatanan serupa dipilih oleh Gigi Hadid saat mengadiri Council of Fashion Designer of America 2015. Gigi tampil dengan rambut belah tengah bergelombang dan terlihat lembab.

Rambut Gigi ditata untuk menunjukan model rambut bergelombang usai berkeramas yang belum terlalu kering secara utuh. Kesan natural dan tampak acak ini dipilih banyak kalangan muda. Hair stylist Michael Helmy mengatakan model tatanan ini mewaili karakteristik orang-orang yang tak mau terlalu direpotkan menghabiskan waktu untuk menata rambut. Mereka tak ingin begitu terlihat tampil formal dan kaku.

"Model tatanan ini masih relevan dengan tema autumn-winter 2015 hingga akhir tahun nanti, style-nya khas tidak kaku, berantakan, dengan pemilihan warna-warna tanah dan alami," ujar Michael pada Tempo, Selasa 9 Juni 2015.

Secara tren tatanan rambut basah atau klimis, menurut Michael banyak dipilih oleh para wanita atau pria yang secara karakteristik memiliki personalitas sporty, gaul, dan cenderung mengikuti tren. Jarang wanita yang sudah lebih dewasa memilih model tatanan yang satu ini. "Wanita mature akan lebih memilih model rambut yang rapi, konvensional," ujar Michael.

Top stylist asal Jepang, Sayaka Mawatari membenarkan pernyataan Michael dengan menunjukkan potongan terkini di Jepang yang bisa dipadukan dengan tatanan model rambut basah. Finalis Japan Hairdressing Award 2014 ini mengatakan wet hair look banyak digemari remaja di Jepang saat ini.

Tatanan ini digemari seiring dengan kembalinya banyak disukai potongan rambut simpel atau tampilan rambut manis bergelombang seperti salah satu model potongan new romantic yang menunjukkan sisi feminin wanita yang sangat simpel.

"Di Jepang kini yang penting model rambut yang cepat ditata, ada kesan berantakan, tapi tetap diatur," ujar Sayaka saat ditemui di kawasan Cempaka Mas. "Usia-usia remaja hingga pertengahan menyukai gaya wet hair look ini," kata Sayaka. Wet hair look bukan semata model tatanan seolah tak beraturan, model ini bisa masuk dalam tampilan formal tapi tidak kaku.

Lantas sebenarnya bagaimana menata rambut semodel ini? Michael dan Sayaka mengatakan menata rambut tampil basah cukup mudah dan sangat bisa dilakukan sendiri tanpa harus pergi ke salon. Yang diperlukan hanyalah mengkondisikan rambut yang masih basah usai dikeramas. Lantas sedikit ditepuk-tepuk menggunakan handuk. Setelah itu, Anda bisa menggunakan pomade, krim, atau jelly rambut lainnya untuk mulai menata rambut dengan meratakannya dari bagian akar ke ujung rambut.

Jangan menggunakan terlalu banyak gel atau krim, karena efek atau tampilan basah malah akan rusak tergantikan tampilan tambut hang basah dan kaku. Pemberian mousse rambut, menurut Sayaka, bisa diaplikasikan untuk memberikan volume dan sentuhan gelombang. Gerakan jari sangat penting dalam menata rambut untuk gaya yang satu ini. Penggunaan sisir menurut Sayaka masih diperlukan untuk memberikan kesan rapi pada beberapa bagian rambut yang ingin ditonjolkan. Sisanya, menurut wanita 32 tahun ini, adalah berkreasi dan memberikan sentuhan seni saat menata rambut.

AISHA SHAIDRA
Diberdayakan oleh Blogger.