Apa Saja Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Setiap orangtua tentu tidak ingin bayinya bertubuh kurus atau di bawah berat badan ideal. Memberikan makanan penambah berat badan bayi bisa menjadi solusi terhadap hal ini. Bayi dengan berat badan di bawah ideal mungkin dikarenakan asupan gizinya kurang terpenuhi atau tidak seimbang. Bisa juga disebabkan adanya gangguan kesehatan tertentu ataupun bisa saja itu merupakan penurunan berat badan yang normal. Yang dimaksud normal disini adalah saat bayi mulai aktif bergerak maka akan terjadi penurunan berat badan secara otomatis.
Kadang orangtua khawatir melihat buah hatinya bertubuh kurus, padahal sudah memberikan makanan yang terbaik, yang bergizi tinggi dan seimbang. Namun apakah benar anak Anda bertubuh kurus? Penilaian ini tidak bisa dengan hanya dilihat berdasar dari penglihatan saja. Di halaman 2 ada sedikit panduan cara menghitung berat badan ideal pada bayi. Tidak jarang orangtua mengira bayinya kurang gizi dan kurus, padahal semuanya baik-baik saja.

Daftar Makanan Penambah Berat Badan Bayi yang Dapat Anda Berikan untuk Buah Hati

Sebagai orangtua, Anda pasti merasakan bahwa kesehatan anak adalah prioritas utama. Berat badan adalah salah satu indikator kesehatan dan perkembangan bayi dan balita, selain indikator pada perkembangan sensorik dan motoriknya, seperti kapan bisa mulai menggerakkan kepala, mulai dapat mengenali orangtuanya, mulai bisa bersuara, dan lain sebagainya.
Untuk bisa menaikkan berat badan bayi, Anda harus memberikan makanan yang bergizi secara teratur. Cobalah memperkenalkan makanan baru bagi anak Anda setiap minggunya. Namun perlu diingat bahwa pemberian makanan yang cukup padat seperti bubur bayi baru boleh dilakukan ketika anak menginjak usia 6 bulan ke atas. Pemberian makanan padat pada umur dini dapat menyebabkan suatu penyakit yang berbahaya. Berikut adalah daftar mengenai makanan penambah berat badan bayi yang dapat Anda coba berikan bagi si buah hati.
  • ASI
ASI merupakan makanan utama bayi di bawah umur 6 bulan. Indonesia sendiri menggalakkan program ASI ekslusif, yaitu program yang menyarankan pemberian makanan hanya ASI bagi bayi di bawah umur 6 bulan. ASI sudah mengandung cukup gizi dan nutrisi yang diperlukan bayi di bawah umur 6 bulan. Berikan ASI hingga bayi kenyang. Salah satu tanda bayi kenyang dengan pemberian ASI ialah bayi tertidur sendiri ketika menyusui.
  • Susu Formula
Susu formula dapat menjadi makanan tambahan bagi bayi di atas umur 6 bulan. Setelah anak menginjak umur 6 bulan, sebaiknya jangan hanya bergantung pada pemberian ASI saja, namun coba tambahkan makanan lain seperti susu formula. Untuk mereka yang sulit memberikan ASI pada anak di bawah umur 6 bulan juga dapat memberikan susu formula tambahan sebagai alternatif.
  • Pisang
Buah pisang dapat mulai Anda berikan bagi bayi di atas umur 6 bulan. Makanan penambah berat badan bayi ini kaya akan serat, kalium, Vitamin C, Vitamin B6 dan mengandung kalori yang padat. Pada bayi usia 6-8 bulan, berikan pisang dalam bentuk bubur pisang. Setelah menginjak usia di atas 8 bulan, pisang dapat diberikan dalam bentuk buah.
  • Daging
Berikan daging ayam setelah bayi Anda menginjak usia 8 bulan. Daging ayam dapat menjadi makanan penambah berat badan bayi karena mengandung banyak niasin, magnesium, Vitamin B6, Vitamin B12 dan yang paling penting mengandung protein dan kolesterol sehat. Untuk usia lebih kecil, ayam dapat diberikan dalam bentuk kuah kaldu.
  • Minyak
Bagi Anda yang sudah mencoba memberikan makanan campuran bagi bayi seperti bubur saring dari sayur dan daging, tambahkan minyak pada bubur tersebut. Minyak sangat baik untuk menaikkan berat badan bayi karena mengandung lemak. Pilihlah minyak seperti minyak olive atau minyak wijen. Tambahkan 1-2 sendok teh pada bubur saring anak Anda.
  • Ubi Manis
Selain rasanya enak dan manis, ubi manis dapat dipakai sebagai makanan penambah berat badan bayi. Berikan ubi manis pada bayi berusia 6 bulan ke atas. Ubi mengandung lemak jenuh dalam kadar yang rendah, serat, magnesium, kalium, Vitamin A, C dan B6 dalam kadar yang tinggi. Kalori yang terkandung pun banyak dan padat.
  • Alpukat
Sama seperti buah pisang, alpukat juga merupakan makanan penambah berat badan bayi. Kandungan lemak yang sehat pada alpukat dapat membantu menaikkan berat badan anak. Alpukat juga mengandung serat yang baik bagi pencernaan. Berikan alpukat dalam bentuk bubur lembut bagi bayi berusia di atas 6 bulan.
  • Telur
Berikan telur pada bayi berusia di atas 8 bulan. Telur mengandung banyak sekali protein di putih telur dan kolesterol di kuning telur. Hati-hati bahwa telur menyebabkan reaksi alergi pada beberapa anak. Telur dapat disajikan dalam bentuk telur rebus, di orak-arik dan di goreng.
  • Selai Kacang
Selain enak, selai kacang juga cocok diberikan pada bayi untuk membantu menaikkan berat badannya. Berikan selai kacang pada anak umur 10 bulan ke atas. Selai kacang mengandung banyak kolesterol dan protein yang dapat menaikkan berat badan bayi. Bila anak Anda telah berusia 1 tahun, selai kacang dapat menjadi teman roti tawar bagi menu makanan anak Anda.
  • Kebiasaan Makan
Kebiasaan makan merupakan kunci yang penting untuk menaikkan berat badan anak Anda. Kebanyakan anak kecil yang mulai beranjak ke usia balita mengalami fase sulit makan sehingga tidak sedikit orangtua yang mengeluh karena hal ini. Untuk itu, kebiasaan makan yang baik sudah harus dipupuk sejak dini.
Berikan anak Anda bubur saring dari nasi, daging dan sayur sejak usia 8 bulan dibandingkan dengan pemberian bubur susu. Hal ini akan membiasakan anak Anda untuk makan makanan orang dewasa saat ia menginjak umur yang lebih besar. Orangtua yang memiliki kebiasaan makan yang baik seperti makan sayur dan daging yang bergizi juga akan menularkan kebiasaan ini kepada anak-anaknya karena anak terbiasa dengan kebiasaan orangtuanya.
Hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan makanan pada bayi / anak untuk pertama kali adalah faktor alergi. Beberapa anak memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu, jadi cobalah untuk memberikannya dalam jumlah sedikit dahulu untuk melihat apakah ada reaksi alergi.

Panduan Berat Badan Ideal Bayi

Memiliki bayi yang sehat dan gizi yang baik merupakan tujuan semua orangtua. Namun tidak jarang juga bayi yang gemuk. Kegemukan seharusnya dilawan sejak dini karena akan membawa masalah ketika anak beranjak dewasa karena membuatnya rentan terkena berbagai penyakit. Untuk itu sebaiknya Anda mengetahui berat badan ideal bayi
  • Berat badan bayi akan turun beberapa gram dibandingkan saat lahir. Jangan khawatir karena ini adalah hal yang normal.
  • Sampai usia 3 bulan, berat badan bayi naik 175-210 gram per minggu
  • Usia 5 bulan, berat badan bayi harus 2x berat badan saat lahir
  • Usia 1 tahun, berat badan bayi harus 3x berat badan saat lahir
  • Usia 2,5 tahun, berat badan bayi harus 4x berat badan saat lahir
Kombinasikan makanan-makanan penambah berat badan bayi setiap harinya agar bayi mendapat banyak nutrisi yang cukup dan beragam. Jangan lupa untuk membiasakan bayi Anda makan bubur saring dibuat oleh bahan makanan sehari-hari ketimbang pemberian bubur susu yang instan. Jadikan acuan sederhana berat badan ideal bayi sebagai patokan Anda dalam menambah berat badan bayi Anda.
Dedaunan
Diberdayakan oleh Blogger.